KPU Kabupaten Kediri Gelar Bimtek untuk Relawan Demokrasi 2020

KPU Kabupaten Kediri Gelar Bimtek untuk Relawan Demokrasi 2020

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Kediri, kpu-kedirikab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar bimbingan teknis (bimtek) untuk relawan demokrasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020, Senin (14/09/2020).

Sekira pukul 08.00 WIB, bertempat di Hotel Front One Inn, sebanyak 55 Relawan Demokrasi Pemilu KPU Kabupaten Kediri mengikuti bimbingan teknis (bimtek). Hadir membuka acara tersebut, Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi dan dihadiri oleh Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Anwar Ansori, Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Hariono, Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas Nanang Qosim serta Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Eka Wisnu Wardhana.

Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi, menyampaikan bahwa tugas relawan demokrasi adalah membantu KPU untuk mendorong masyarakat datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Jadi Relawan Demokrasi harus dapat menjadi pioner bagi masyarakat dalam meningkatkan partisipasi pemilu, dengan begitu, harapannya partisipasi masyarakat dalam pemilu 2020 bisa meningkat,” ujar Ninik Sunarmi.

Ninik juga menekankan kepada Relawan Demokrasi, untuk menjaga integritas dan netralitas selama menjalankan tugasnya sebagai mitra KPU. Relawan Demokrasi tidak diperbolehkan terlibat dalam politik praktis, seperti menjadi tim sukses peserta pemilu. 

“Relawan demokrasi itu merupakan bagian dari penyelenggara, untuk itu harus dapat menjaga integritas dan netralitas,” tuturnya.

Sementara itu, Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas Nanang Qosim menyampaikan bahwa teknik komunikasi publik ketika Relawan Demokrasi turun ke masyarakat, harus murah senyum dan mengutamakan sopan santun.

“Gunakan bahasa yang mudah dimengerti di masyarakat, perhatikan adat istiadat masyarakat setempat, kearifan lokal, sehingga tujuan program Relawan Demokrasi ini dapat tercapai dengan baik,” ujar Nanang Qosim.

Untuk diketahui, masyarakat yang mendaftarkan diri menjadi Relawan Demokrasi secara online kisaran 80 orang, sedangkan yang menyerahkan berkas di kantor KPU Kabupaten Kediri 70an. Dari hasil seleksi administrasi, menjadi 64 orang yang dinyatakan dapat mengikuti tahapan seleksi wawancara. Di hasil akhir, terpilihlah 55 orang relawan demokrasi yang tersebar di 10 basis antara lain; basis keluarga, basis pemilih pemula, basis pemilih muda, basis pemilih perempuan, basis pemilih penyandang disabilitas, basis pemilih berkubutuhan khusus, basis pemilih marjinal, basis komunitas, basis keagamaan dan basis warga internet. (hupmas/ lyn)