Hasyim Minta Hindari Prasangka dalam Sosialisasi Pemilu 2019

 Shilvy 24 April 2018  Berita
Hasyim Minta Hindari Prasangka dalam Sosialisasi Pemilu 2019
Jakarta, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) meminta jajarannya ditingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk lebih berhati-hati serta menghindari prasangka dan keberatan saat melaksanakan tahapan Pemilu 2019 di daerahnya masing-masing.
 
Pernyataan ini menanggapi adanya keberatan sejumlah pihak atas kegiatan Pagelaran Seni Budaya Menyongsong Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Provinsi Jambi Sabtu (21/4) yang diduga disisipi oleh teriakan atau ungkapan yang memicu keberatan dari pihak lain. “Kegiatan ini kan launching dan sosialisasi Pemilu 2019, jangan sampai kegiatan yang strategis ini berubah menjadi kontraproduktif. Semua kegiatan yang melibatkan partai politik (parpol) harus ada pembicaraan di awal, sehingga tidak ada prasangka dan komplain.Apalagi di media sosial dan bisa berbuntut panjang,” jelas Hasyim saat berbincang dengan sejumlah media di Media Centre KPU RI, Senin (23/4/2018).
 
Hasyim mengaku telah meminta klarifikasi dari KPU Provinsi Jambi terkait kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan yang diterima, kegiatan telah sesuai dengan kesepakatan, bahwa masing-masing parpol diberikan kesempatan tampil dipanggung dengan materi yang telah disiapkan oleh masing-masing parpol. Institusinya menurut dia juga telah minta KPU Provinsi Jambi untuk memberikan klarifikasi ke publik menjelaskan situasi yang sebenarnya terjadi.
 
“Dalam pandangan kami, pembicaraan dengan parpol di awal itu seharusnya ada materi yang pantas dan tidak pantas, boleh dan tidak boleh dilakukan. Pagelaran ini kan kegiatan KPU untuk sosialisasi Pemilu 2019, tujuannya agar pesan penyelenggaraan Pemilu 2019 bisa tersampaikan,” tambah Hasyim. (hupmas kpu/Arf/Foto Bil/ed diR)
 
 
Original posted by KPU Republik Indonesia
 
 
 

Berita Lainnya