Rapat Forum Komunikasi Pengolahan  dan Pemanfaatan Database Sistem Informasi Administrasi Kependudukan

 Shilvy 07 December 2017  Berita
Rapat Forum Komunikasi Pengolahan  dan Pemanfaatan Database Sistem Informasi Administrasi Kependudukan

Acara dimulai dengan laporan panitia DP3 (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan), diwakili oleh Bapak Pujo IriantoInti laporan:

  • Dalam rangka persiapan pilgub Jatim 2018 dan pemilu 2019, maka diperlukan data pemilih yang akurat, sehingga dibentuk tim khusus dalam rangka proses penetapan DP4
  • Tujuannya untuk  sinkronisasi visi misi, sehingga tercapai sinergitas antara KPU Kab/Kota, Panwaslu dan Dispendukcapil tentang DP4 sebagai basis data pemilih- Jumlah peserta 114 orang, terdiri dari:

1. Kadispendukcapil dari 38 Kab/Kota

2. 38 KPU Kab/Kota

3. 38 Panwaslu Kab/Kota

4. Narasumber 3 orang, terdiri dari:

a. Dirjen kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri

b. KPU Provinsi Jatim

c. Bawaslu Provinsi JatimAcara dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Ibu Siti Nurani.

Inti sambutan Gubernur:

  • - Data kependudukan yang akurat sebagai sumber bagi KPU dalam menetapkan DPT
  • - Data penduduk Provinsi Jatim per September 2017
  • Jumlah penduduk : 39.875.806Wajib KTP El : 30.285.995
  • Sudah perekaman : 29.306.130 (97,64%)
  • Belum perekaman : 979.865-

Updating data dilakukan secara terus-menerus oleh Dispendukcapil untuk menghindari kesalahan-kesalahan dalam DP4, karena DP4 sangat menentukan DPS dan DPT- Seyogyanya tidak terdapat perbedaan antara DP4, DPT dan DPS- Pemilu base on data, sehingga data yang tidak akurat bisa menjadi penyebab Pemilu tidak berkualitas- Identifikasi permasalahan antara lain:Masih terdapat penduduk yang belum melakukan perekaman KTP El dalam DP4 dan DAK2Data anomaliPenduduk yang meninggal dunia masih tercatat Anggota TNI/Polri yg sudah pensiun tidak melapor- Diperlukan sinergitas antara penyelenggara sebagai pengguna data dan Dispendukcapil sbg penyedia data- Sinergitas membangun dinamika penuh kemajuan, saling memperbaiki kelemahan-kelemahan sehingga dapat ditemukan solusinya untuk diperbaiki bersama-sama

Berita Lainnya