Berharap Tanggapan Masyarakat, KPU Kabupaten Kediri Umumkan DPS ke Desa/ Kelurahan

Berharap Tanggapan Masyarakat, KPU Kabupaten Kediri Umumkan DPS ke Desa/ Kelurahan
Berharap Tanggapan Masyarakat, KPU Kabupaten Kediri Umumkan DPS ke Desa/ Kelurahan

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Kediri, kpu-kedirikab.go.id – Dalam rangka mendapatkan masukan dan tanggapan masyarakat guna menghasilkan daftar pemilih yang akurat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengumumkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020.

Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Kediri, Eka Wisnu Wardhana menyampaikan bahwa sesuai amanat PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang Tahapan, Program dan jadwal Pemilihan Serentak 2020, KPU Kabupaten/ Kota dan jajaran mengumumkan DPS kepada masyarakat. Pengumuman itu untuk memastikan apakah warga setempat yang berhak memilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 sudah masuk dalam DPS tersebut atau belum.

“Kami minta masyarakat untuk proaktif memastikan apakah sudah terdata sebagai pemilih untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 serta juga mencermati dan memastikan apakah data yang diumumkan sudah benar atau belum,” ujar Eka Wisnu Wardhana, Senin (21/09/2020).

Wisnu menjelaskan pengumuman DPS ini selama 10 hari, yang dimulai dari 19 hingga 28 September 2020 di kantor balai desa atau kelurahan masing-masing sehingga mudah diakses oleh masyarakat. Selain itu pengumuman DPS juga bisa dicek melalui website resmi GMHP di www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id .

“Jikalau masih ada warga yang belum terdaftar atau identitas yang salah, masyarakat, pemilih, pihak keluarga, atau pihak berkepentingan dapat memberikan masukan sehingga data pemilih tersebut dapat dilakukan perbaikan agar datanya lebih akurat,” ungkap Wisnu.

Usulan perbaikan, selain perubahan identitas, juga meminta masukan masyarakat apakah masih pemilih yang telah memenuhi syarat, pemilih sudah/pernah kawin di bawah umur 17 (tujuh belas) tahun, atau pemilih sudah pensiun dari TNI/Polri belum masuk dalam DPS. Begitu, pemilih yang seharusnya tidak memenuhi syarat, seperti berubah status menjadi TNI/Polri, pemilih sudah meninggal dunia, pemilih pindah domisili, pemilih terdaftar lebih dari 1 (satu) kali, atau pemilih terdaftar tetapi sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih.

“Masukan tersebut dapat disampaikan kepada PPS yang ada di masing-masing desa atau kelurahan, bisa juga melalui PPK di setiap kecamatan, ataupun KPU Kabupaten Kediri melalui link GMHP Kediri,” jelasnya.

Diumumkan sebelumnya, KPU Kabupaten Kediri telah menetapkan DPS untuk Pilkada 2020 sebanyak 1.234.918 pemilih, dengan perincian 619.425 laki-laki dan 615.493 perempuan. Pemilih tersebut tersebar pada 3.311 TPS di 343 desa dan 1 kelurahan pada  26 kecamatan se-Kabupaten Kediri. (hupmas/ lyn)