Divisi Parmas KPU Kabupaten Kediri Siapkan Strategi Sosialisasi di Tengah Pandemi

Divisi Parmas KPU Kabupaten Kediri Siapkan Strategi Sosialisasi di Tengah Pandemi

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Kediri, kpu-kedirikab.go.id – Dalam upaya mewujudkan partisipasi masyarakat sebagaimana angka partisipasi masyarakat harapan KPU RI, KPU Kabupaten Kediri segera menyusun rencana sosialisasi dengan strategi khusus selama situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih (Sosdiklih), SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim mengungkapkan bahwa Divisi Peningkatan Partisipasi Masyarakat (Parmas) telah merapatkan diri untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan sosialisasi lanjutan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020.

"Sesuai PKPU 5 tahun 2020 dimana seluruh kegiatan tahapan pemilihan serentak 2020 ini harus dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan penanganan Covid-19, maka kegiatan sosialisasi pun juga harus dilakukan dengan strategi baru,"  ungkap Nanang Qosim, Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kediri, Rabu (17/06/2020). 

Nanang, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa selama ini desain kegiatan sosialisasi, pendidikan pemilih, dan partisipasi masyarakat dilaksanakan melalui metode langsung berupa forum warga, komunikasi tatap muka, rumah pintar pemilu (RPP), pembentukan komunitas peduli pemilihan umum dan demokrasi, dan relawan demokrasi. Serta metode tidak langsung berupa media massa cetak, elektronik, dan daring (online), brosur, leaflet, pamflet, booklet, poster, stiker, spanduk, baliho, billboard, videotron, laman dan media KPU.

“Namun dalam situasi pendemi ini, atau disebut kondisi New Normal ini berbeda dengan kondisi Normal. Harus ada strategi khusus, dimana dalam metode langsung dilaksanakan dengan pembatasan jumlah peserta dan menerapkan protokol kesehatan, maka kita akan cenderung mengoptimalkan pemanfaatan laman dan media sosial resmi untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi, pendidikan pemilih, dan partisipasi masyarakat,” tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa Tim Parmas sudah menggelar rapat khusus menyusun rencana sosialisasi dengan strategi baru. Namun kendati demikian, pihaknya juga masih menunggu PKPU rancangan KPU RI mengenai pelaksanaan Pemilihan dalam Kondisi Bencana Nonalam.

“Kita tunggu saja dulu rancangan PKPU Pemilihan dalam Kondisi Bencana Nonalam yang sudah diuji publik beberapa waktu lalu,” pungkasnya. (hupmas/ lyn)