Dorong KPU Kab/Kota Segera Migrasi Website, KPU Jatim Gelar Sosialisasi Lanjutan Penataan Website

Dorong KPU Kab/Kota Segera Migrasi Website, KPU Jatim Gelar Sosialisasi Lanjutan Penataan Website
Sosialisasi Lanjutan Penataan Website. Senin (30/08)

Kediri, kpu-kedirikab.go.id -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti Rapat Sosialisasi Lanjutan Penataan Website KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota secara daring yang diadakan KPU Provinsi Jatim dengan diikuti 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Acara tersebut dihadiri Ketua KPU Ninik Sunarmi, Anggota Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Eka Wisnu Wardhana, Anggota Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Nanang Qosim, Subkoordinator Program dan Data Puspita Palupi, serta Subkoordinator Teknis dan Hupmas, Bintang Fajar. Senin (30/08/2021)

Rapat Sosialisasi yang berlangsung 13.00 s/d 15.00 tersebut menghadirkan narasumber dari Setjen KPU-RI yakni, Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi, Dian Hepirasnidasari, dan Fungsional Pranata Komputer Ahli Muda Pusdatin, Aditya Haris Kemal Nugraha, serta staf pelaksana bidang infrastruktur Pusdatin, Febriansyah Razak.

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam menyampaikan posisi website sangat penting sebagai sarana komunikasi KPU dengan masyarakat dari sana masyarakat juga dapat melihat kerja-kerja yang dilakukan oleh KPU, maka dari itu pentingnya migrasi website agar satuan kerja (satker) tidak hanya memiliki standar yang sama tetapi juga mampu meningkatkan keamanan bersama, jika seluruh website seluruh satker KPU terpusat pada pangkalan data KPU-RI, peretasan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat dicegah.

“Mengingat KPU-RI telah mengeluarkan peraturan terkait proses penyeragaman website di lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota maka sudah semestinya hal ini segera kita tindak lanjuti dan tentu dengan adanya hal ini KPU-RI pasti telah memperhitungkan resiko - resiko jika migrasi website ini dilakukan” tutur Anam.

Senada dengan Anam, Divisi Data dan Informasi KPU Jatim, Nurul Amalia mengungkapkan kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menjawab kekhawatiran semua satker yang memiliki persepsi negatif dari penataan website.

“Kekhawatiran itu salah satunya adalah jika terjadi serangan hack oleh pihak yang tak bertanggung jawab kepada web KPU RI maka akan berimbas ke satker di bawahnya, hal - hal seperti ini nantinya dapat ditanyakan langsung kepada narasumber Pusdatin KPU RI,” kata Nurul.

Dengan kondisi website yang tidak beraturan seperti sekarang, tentu tidak baik bagi KPU sebagai lembaga publik, terlebih website merupakan tempat menyampaikan informasi kepada masyarakat, maka dari itu upaya penataan website menjadi penting, tidak hanya agar seragam tapi keamanannya pun dapat terkontrol langsung dari pusat. (pnj)