Gogot CB : Tidak Hanya Sosialisasikan Pemilihan, Tetapi Juga Standar Protokol Kesehatan

Gogot CB : Tidak Hanya Sosialisasikan Pemilihan, Tetapi Juga Standar Protokol Kesehatan

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Blitar, kpu-kedirikab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur menekankan kepada KPU Kabupaten/ Kota Penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 agar tidak hanya menyosialisasikan pelaksanaan pemilihan 9 Desember 2020, tetapi juga menyampaikan pentingnya memahamkan masyarakat mengenai standar protokol kesehatan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Tujuan sosialisasi adalah untuk menyebarluaskan informasi tahapan, jadwal dan program Pemilihan serta meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang hak dan kewajibannya dalam Pemilihan. Tidak hanya itu, saat ini kita dihadapkan dengan situasi bencana nonalam covid-19, demi sukses terselenggaranya Pemilihan 2020 penting juga memahamkan masyarakat tentang standar protokol kesehatan dalam pelaksanaan tahapan,” ungkap Gogot Cahyo Baskoro, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) KPU Jatim, dalam rakor di Blitar, Rabu (08/07/2020) sore.

Gogot, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa dalam melaksanakan sosialisasi wajib mematuhi ketentuan mengenai status penanganan Covid-19 yang ditetapkan oleh Gugus Tugas setempat. Contoh saja sosialisasi dengan pertemuan langsung/ tatap muka harus dilakukan memperhatikan protokol kesehatan. 

“Yakni dengan membatasi jumlah peserta yang hadir sesuai kapasitas ruangan pertemuan serta pengaturan ruangan dan tempat duduk harus menerapkan protokol kesehatan jaga jarak paling kurang 1 meter antar peserta,” jelasnya.

Sementara itu, untuk media sosialisasi KPU, seperti Rumah Pintar Pemilu (RPP), penggunaannya harus mempertimbangkan kapasitas ruangan, menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi ketentuan mengenai status penanganan Covid-19 yang ditetapkan oleh Gugus Tugas setempat. Seluruh media sosialisasi langsung harus mempertimbangkan status penanganan Covid-19 yang ditetapkan oleh Gugus Tugas setempat.

“Sedangkan untuk sosialisasi tidak langsung, kita harus mengoptimalkan media. Penggunaan media luar ruang seperti brosur, leaflet, pamflet, booklet, poster atau media massa cetak, elektronik/ daring, laman website dan medsos resmi KPU harus dimaksimalkan untuk memberikan sosialisasi dan pendidikan kepada masyarakat pemilih,” pungkasnya. (hupmas/ lyn)