Jaring Kandidat Berkualitas, Kemendagri Gelar Sosialisasi Pendaftaran Seleksi Calon Anggota KPU dan Bawaslu Masa Jabatan Tahun 2022-2027

Jaring Kandidat Berkualitas, Kemendagri Gelar Sosialisasi Pendaftaran Seleksi Calon Anggota KPU dan Bawaslu Masa Jabatan Tahun 2022-2027

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Jumat (12/11/2021) Bertempat di Hotel Aria Centra Surabaya, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri RI menggelar Sosialisasi Pendaftaran Seleksi Calon Anggota KPU dan Bawaslu Masa Jabatan Tahun 2022-2027. Hadir sebagai narasumber Drs. Drajat Wisnu Setyawan (Direktur Bina Karakter Kebangsaan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri).

Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00 - 16.30 WIB ini dihadiri kurang lebih berjumlah 100 orang yang terdiri dari Anggota KPU dan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Jatim , Kominfo, Akademisi, Wartawan, dan tokoh masyarakat. Tak lupa Ketua KPU Kab.Kediri, Ninik Sunarmi turut hadir dalam acara tersebut

Pada sambutan pembuka Kepala Bakesbang Jatim, Heru Wahono menyampaikan 5 (lima) hal penting mengapa kegiatan ini diadakan yaitu:

  1. Mensosialisasikan pendaftaran calon anggota KPU dan Bawaslu

  2. Menyikapi panjangnya proses seleksi anggota KPU dan Bawaslu 2022 - 2027

  3. Pentingnya pelaksanaan pemilu secara demokratis

  4. Informasi terkait seleksi dapat dapat disebarkan secara luas kepada masyarakat

  5. Jawa Timur merupakan daerah dengan tingkat kerawanan tinggi, maka dari itu dibutuhkan Anggota KPU dan Bawaslu sebagai wasit dan pengawas yang baik dalam proses pelaksanaan pemilu.

“Beberapa hal penting ini lah yang menjadi pokok dalam pertemuan kita hari ini, mari kita samakan pemahaman dan saling bekerjasama agar pelaksanaan seleksi ini dapat berjalan lancar dan harapannya orang yang terpilih menjadi anggota KPU dan Bawaslu nantinya adalah orang - orang yang kredibel dan profesional, orang - orang telah selesai dengan urusan dirinya sendiri,” kata Heru.

Lebih lanjut Heru menyampaikan ada 4 (empat) aspek yang menjadi perhatian dalam pemilu dan pemilihan di 2024, sehingga dibutuhkan Anggota KPU dan Bawaslu yang kredibel & profesional.

"Pertama aspek politik dimana pemilu nanti harus mampu menjadi ajang pendidikan politik bagi masyarakat, selanjutnya aspek sosial budaya dimana pemilu yang baik juga harus mengajarkan kesantunan dalam berpolitik, berikutnya aspek hukum semua hal-hal yang mengatur terlaksananya tahapan harus sesuai dan berlandaskan peraturan yang ada, dan terakhir aspek hankam pemilu harus berjalan dengan kondusif serta mampu terlaksana dengan aman, tentram, dan tertib," tambah Heru.

Memasuki penyampaian materi, Wisnu Setyawan dari Kemendagri menjelaskan tahapan proses seleksi anggota KPU dan Bawaslu Masa Jabatan Tahun 2022-2027, dimana beliau menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini juga merupakan sebuah tahapan dalam menjaring kandidat KPU dan Bawaslu.

“Tentunya dengan mengundang bapak dan ibu sekalian ini merupakan proses awal dalam tahapan seleksi, tujuan kami melakukan sosialisasi di detik terakhir ini adalah agar calon peserta bisa lebih mantap dalam pendaftaran” ucap Wisnu.

Wisnu kembali menjelaskan setelah sosialisasi, tahapan akan dilanjutkan proses seleksi yang berpedoman pada UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan dilakukan pembentukan tim seleksi yang nantinya ditetapkan oleh presiden untuk menilai calon anggota KPU dan Bawaslu yang telah mendaftar.

Seperti diketahui, Berdasarkan keputusan presiden telah ditetapkan pembentukan tim seleksi anggota KPU dan Bawaslu yang berjumlah paling sedikit 11 orang, yang memperhatikan 30 persen dari keterwakilan perempuan, unsur pemerintah dan unsur akademisi, kemudian tim ini nantinya akan melaksanakan seleksi secara obyektif, yang diawali dengan membuka pendaftaran berikut beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.