Komitmen Bersama Jadi Dasar Utama Kesuksesan Pemilu 2024

Komitmen Bersama Jadi Dasar Utama Kesuksesan Pemilu 2024
Webinar Road Map Pemilu 2024. Kamis (17/6)

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Kamis, (17/06/2021), Pukul 13.30 WIB. KPU Kabupaten Kediri, mengikuti webinar yang diadakan oleh Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) tentang Road Map Pemilu 2024. Narasumber pada webinar ini, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua komisi II DPR-RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Ketua KPU-RI Ilham Saputra, Ketua Bawaslu-RI Abhan, Ketua DKPP-RI Muhammad, Ketua Panitia Perancang Undang-undang (PPUU) DPD-RI Badikenita Putri Sitepu, dan Direktur Eksekutif Netgrit Ferry Kurnia Rizkiyansyah.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Umum AIPI, Alfitra Salam menyampaikan road map merupakan kesepakatan bersama yang memberikan gambaran kesadaran akan tanggung jawab. Sehingga harus diketahui oleh semua pihak dan juga dipahami oleh semua pihak tidak boleh satu atau dua orang saja. Baginya salah satu prinsip dalam pembuatan road map adalah komitmen.

“Demi tercapainya pemilu 2024 yang lebih baik, tentu kita harus menyusun Road Map yang baik pula, Road Map ini tidak hanya tentang teknis persiapan tetapi mencakup keseluruhan tahapan sehingga dapat dilakukan dengan tanggungjawab yang telah disepakati bersama,” ungkapnya.

Moderator sekaligus Wasekjen PP AIPI, Ferry Daud Liando disela materi memaparkan terdapat sejumlah aktivitas yang tidak dapat dilakukan sendiri oleh masing-masing penyelenggara pemilu sehingga membutuhkan kesepakatan bersama.

“Terkait keakuratan DP4 milik pemerintah sebagai pertimbangan penyusunan daftar pemilih. Ketepatan dalam penetapan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), persepsi hukum Bawaslu, polisi dan jaksa. Selama ini kerap berbeda pendapat dalam penanganan perkara. Koordinasi Bawaslu, KASN dan pemerintah daerah dalam penanganan netralitas ASN, persepsi Parpol dengan KPU dalam hal pembatalan calon DPR/DPRD terpilih, penyamaan persepsi antara KPU, Bawaslu dan DKPP terkait penanganan pelanggaran administrasi. Perlu pembahasan bersama antara KPU dan DKPP tentang persyaratan pencalonan baik untuk pemilihan legislatif ataupun Pilkada. Perlu pembahasan bersama antara KPU dan Bawaslu terkait putusan pembatalan calon setelah penetapan perolehan suara oleh KPU.” jelasnya.

Sementara Ketua KPU-RI, Ilham Saputra mengungkapkan persiapan dengan waktu yang panjang tentu menjadi sebuah modal terutama dalam rangka mengoptimalkan kegiatan-kegiatan tertentu seperti seleksi penyelenggara pemilu, penganggaran dan penyusunan daftar pemilih. Diperlukan satu visi dan acuan bersama bagaimana memulai, menghadapi dan menyelesaikan secara bersama-sama dalam menghadapi Pemilu 2024.

“Komitmen bersama menjadi dasar dalam memaksimalkan kegiatan yang akan dihadapi Pemilu 2024, maka dari itu sinergi antara penyelenggara dan stakeholder harus berjalan seiring, sehingga waktu persiapan yang panjang dapat dioptimalkan sebaik mungkin” tutur Ilham. (pnj)