Konsolidasi Akbar Penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan 2020, Ketua KPU RI : Pada Pemilihan Ini KPU Diuji

Konsolidasi Akbar Penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan 2020, Ketua KPU RI : Pada Pemilihan Ini KPU Diuji
Konsolidasi Akbar Penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan 2020, Ketua KPU RI : Pada Pemilihan Ini KPU Diuji

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Kediri, kpu-kedirikab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur menggelar Konsolidasi Akbar Penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan 2020 secara daring, Jum’at (25/06/2020). Rakor tersebut juga dihadiri oleh Ketua KPU RI, Arief Budiman.

Dimulai sekira pukul 13.30 WIB, konsolidasi tersebut diikuti oleh Komisioner dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 19 KPU Kabupaten/ Kota penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan 2020. Termasuk KPU Kabupaten Kediri mengikuti konsolidasi tersebut melalui daring di ruang media center.

Ketua KPU RI, Arief Budiman, dalam konsolidasi tersebut menyampaikan bahwa pada hajat besar pemilihan saat ini KPU tengah diuji kredibilitas dan integritasnya. Dimana KPU harus menyelenggarakan pemilu atau pemilihan dengan adanya situasi pendemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Dua tantangan KPU yang juga tantangan bangsa Indonesia hari ini adalah, Keselamatan dan kesehatan negara diuji harus menghadapi wabah corona. Yang kedua, Indonesia memiliki hajat pemilihan (dalam hal ini KPU, red) yang harus tetap diselenggarakan meski dalam situasi masih adanya wabah corona,” ujar Arief Budiman, Ketua KPU RI pada saat konsolidasi daring, Jum’at (25/06/2020).

Tentunya dalam hal ini, tambah Arief, seluruh penyelenggara harus mempersembahkan komitmen dan kinerja yang lebih profesional daripada sebelumnya.

“Kita tahu bahwa tahapan yang telah kembali diaktifkan akan menjadikan jadwal kita semakin sibuk dan berhimpitan, baik KPU Kabupaten/ Kota maupun PPK dan PPS harus siap melaksanakan tugas ini dengan profesional dan penuh integritas demi membangun kepercayaan publik terhadap proses dan hasil penyelenggaraan pemilihan,” tuturnya.

Arief, sapaan akrabnya, juga berpesan agar penyelenggara di tingkat kabupaten/ kota hingga kecamatan dan desa selalu mematuhi peraturan pemerintah tentang standar protokol kesehatan dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemilihan di situasi bencana nonalam, wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Hari ini anggaran untuk pemenuhan standar protokol kesehatan tersebut telah masuk di rekening masing-masing satker ya, nanti bisa dicek. Jadi jangan sampai nanti protokol yang sudah ada ini diabaikan. Jangan sampai ada kluster Covid-19 baru yang muncul dari penyelenggaraan pemilihan ini,” pungkasnya.

Acara konsolidasi dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Komisioner Divisi SDM Ilham Saputra dan Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur. Acara berakhir pukul 15.00 WIB. (hupmas/ lyn)