KPU Kabupaten Kediri Ikuti Rakor Pembentukan PPDP Secara Daring

KPU Kabupaten Kediri Ikuti Rakor Pembentukan PPDP Secara Daring

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Kediri, kpu-kedirikab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti acara rapat koordinasi (rakor)  Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang diselenggarakan oleh KPU Jawa Timur secara daring, Selasa (23/06/2020) malam.

Sekira pukul 20.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti acara rakor Pembentukan PPDP secara daring. Rakor tersebut diikuti oleh Ketua bersama Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Divisi Sosdiklih, SDM dan Partisipasi Masyarakat dari 19 KPU Kabupaten/ Kota penyelenggara Pemilihan Serentak 2020 se-Jawa Timur.

Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim, usai mengikuti rakor tersebut menjelaskan bahwa penanggung jawab pembentukan PPDP adalah Divisi yang menangani urusan Sumber Daya dan berkoordinasi dengan Divisi yang menangani urusan Program dan Data pada KPU Kabupaten/Kota.

“Pembentukan PPDP ini dilakukan oleh PPS dengan cara mengusulkan nama-nama calon petugas PPDP ke KPU Kabupaten/ Kota melalui PPK. Tentunya hal ini dilaksanakan dengan berpedoman pada surat dinas KPU RI Nomor 485 perihal Arahan Tindaklanjut Pembentukan PPDP dalam Pemilihan Serentak Tahun 2020,” ungkap Nanang Qosim, Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kediri, Selasa (23/06/2020) malam.

Nanang menjelaskan bahwa tahapan pembentukan PPDP ini dilaksanakan mulai tanggal 24 Juni hingga 14 Juli 2020 dengan masa kerja 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2020. Syarat bagi calon petugas PPDP sama seperti pemilihan sebelumnya, yakni memedomani PKPU 13 Tahun 2017.

“Namun, dalam konteks Pemilihan pada Kondisi Bencana Nonalam Covid-19 ini ada empat persyaratan tambahan, seperti pembatasan usia, penyertaan surat pernyataan sehat/ bebas covid-19, serta pernyataan siap melaksanakan tugas pencocokan dan penelitian (coklit, red) dari rumah ke rumah dengan mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Sedangkan untuk jumlah petugas PPDP, lanjut Nanang, KPU Kabupaten Kediri membutuhkan sebanyak 3.311 petugas PPDP untuk 344 desa se-Kabupaten Kediri. Jumlah tersebut menyesuaikan peraturan terbaru perihal pembatasan jumlah pemilih dalam satu TPS. Sehingga jumlah yang semula hanya 2.610 TPS terjadi penambahan 701 TPS, total menjadi 3.311 TPS.

“Jumlah petugas PPDP adalah 1 orang untuk setiap TPS dengan pemilih sampai dengan 500 pemilih. Sehingga jumlahnya 3.311 petugas,” tambahnya. (hupmas/ lyn)