KPU Kabupaten Kediri Ikuti Rakor Sukseskan Pilkada Serentak Tahun 2020 Tanpa Kluster Baru Covid-19

KPU Kabupaten Kediri Ikuti Rakor Sukseskan Pilkada Serentak Tahun 2020 Tanpa Kluster Baru Covid-19

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Surabaya,  kpu-kedirikab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 Tanpa Kluster Baru Covid-19, Senin (30/11/2020).

Sekira  pukul 09.00 WIB, bertempat di Grand City Convex Lt 4 Jl. Walikota Mustajab No. 1 Surabaya, KPU bersama Bawaslu, Polres dan Polresta dari 19 Kabupaten/ Kota penyelenggara Pilkada serentak Tahun 2020 mengikuti rakor. Rakor tersebut guna mengantisipasi kluster baru Covid-19 di Provinsi Jatim.

Dalam rakor tersebut satgas Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi (Direktur RS Soetomo) menyampaikan bahwa ada tren  penurunan pasien Covid-19 di Jawa Timur, namun beberapa daerah masih ditemukan angka kenaikan.

"Kasus kenaikan ini muncul usai liburan panjang beberapa waktu lalu, yang mana penyebabnya adalah penurunan kepatuhan kepada protokol kesehatan," ungkap Joni Wahyudi.

Dalam rakor tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan memaparkan bahwa dunia hampir semua melaksanakan Pemilu, termasuk Indonesia melaksanakan Pilkada, maka perlu sosialisasi dan pelaksanaan protokol kesehatan yang baik. Sehingga kluster peningkatan covid19 pada pemilu mendatang bisa dihindari. 

"Beberapa hal baru  (protokol kesehatan) dalam Pilkada agar semua pihak menyosialisasikan kepada masyarakat dan semua pihak juga harus mematuhinya," ujar Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri melalui komunikasi virtual zoom meeting.

Ia mengungkapkan bahwa kerawanan Covid dan anarki pada pilkada menjadi perhatian kita semua, maka semua prosedur pilkada, prosedur Covid dan kamtibmas harus ditaati semua masyarakat.

"Saat ini rawan Covid dan rawan anarkis, maka tugas kita untuk pencegahan, TNI Polri harus mengambil langkah-langkag dengan berdasarkan prediksi," ujarnya.

Di akhir, Kemendagri memerintahkan agar Forkopimda Jatim, Kabupaten dan Kota di Jawa Timur agar mendorong Pilkada aman dan sukses, terus melakukan monitoring dan terus melakukan pencegahan covid 19.

Sementara itu, Ketua KPU Jatim, Choirul Anam menyatakan kesiapan KPU melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020 dalam kondisi Bencana Non Alam Covid-19.

"KPU sudah siap pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2020 dan semua anggaran sudah disalurkan kepada KPU Kab/Kota se-Jatim serta Logistik Pilkada serentak tahun 2020 sudah berjalan sampai dengan berlangsung pemungutan suara," terangnya.

Hadir dalam Rakor tersebut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suhariyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kajati Jatim Muhammad Dhofir, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Danrem dan Kapolres se-Jatim. (Hupmas/ lyn)