KPU Kabupaten Kediri Ikuti Sosialisasi SE KPU RI Nomor 20 Tahun 2020

KPU Kabupaten Kediri Ikuti Sosialisasi SE KPU RI Nomor 20 Tahun 2020

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Kediri, kpu-kedirikab.go.id – Senin (22/06/2020) hari ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti kegiatan Sosialisasi Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Tahun 2020 Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Bertempat di kantor KPU Provinsi Jawa Timur, Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih (Sosdiklih), SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim mengikuti acara sosialisasi tersebut. Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Komisioner Divisi Sosdiklih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro.

Dalam paparannya, Komisioner Divisi Sosdiklih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro mengungkapkan bahwa Indonesia sudah memulai tahapan Pemilihan Serentak Lanjutan pasca penundaan akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada 15 Juni 2020. Namun, selama tahapan pemilihan lanjutan digelar, Peraturan KPU (PKPU) tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) belum diundangkan.

“Untuk itu, sampai menunggu PKPU diundangkan, KPU RI menerbitkan Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Tahun 2020 Dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19 sebagai pedoman pelaksanaan tahapan,” ungkap Gogot Cahyo Baskoro, Komisioner Divisi Sosdiklih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Timur, Senin (22/06/2020).

Sementara itu, Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim menyampaikan bahwa ruang lingkup Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2020 itu meliputi empat hal. Yaitu ketentuan pelaksanaan kegiatan dalam tahapan yang bersifat tatap muka secara langsung, mengumpulkan orang dalam jumlah tertentu, penyampaian berkas dan/ atau perlengkapan secara fisik, serta kegiatan dalam tahapan yang dilaksanakan di dalam ruangan berupa rapat pleno terbuka, rapat koordinasi, bimbingan teknis, sosialisasi, dan/ atau kegiatan lainnya.

“SE ini menjadi pedoman KPU dalam menyelenggarakan Pemilihan dengan mengutamakan prinsip kesehatan dan keselamatan yang berpedoman pada protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan penyelenggara Pemilihan, peserta Pemilihan, Pemilih, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilihan,” ujar Nanang Qosim, Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kediri usai kegiatan sosialisasi tersebut.

Selain itu ia juga menyampaikan imbauan KPU Jawa Timur supaya tetap menjaga kreativitas dalam meningkatkan partisipasi masyarakat meski dalam kondisi new normal Bencana Nonalam Covid-19.

“KPU Jatim memerintahkan agar kita melakukan revisi/ modifikasi Jingle dan Maskot Pemilihan 2020 sesuai tahapan baru, merevisi bahan sosialisasi serta memaksimalkan sosialisasi dengan Media/ IT,” tuturnya.

Dalam rangka pelaksanaan tahapan pemilihan dalam kondisi bencana nonalam Covid-19, KPU telah menetapkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Koto dan Wakil Wali Kota Tahun 2020. Serta menetapkan Keputusan KPU Nomor 258/PL.02-Kpt/01/KPU/VI/2020 tentang Penetapan Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kata Serentak Lanjutan Tahun 2020. (hupmas/ lyn)