KPU Kediri Ikuti Rakor Program Knowledge Sharing Bahas Peran Strategis Badan Adhoc

KPU Kediri Ikuti Rakor Program Knowledge Sharing Bahas Peran Strategis Badan Adhoc
Rakor Knowledge Sharing Tahapan Pembentukan Badan Adhoc Untuk Pemilu Dan Pemilihan Tahun 2024.

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kedir mengikuti Rapat Koordinasi Program Knowledge Sharing Tahapan Pembentukan Badan Adhoc Untuk Pemilu Dan Pemilihan Tahun 2024 yang diadakan KPU Provinsi Jatim. Hadir pada kegiatan tersebut Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Nanang Qosim dan Kasubag Keuangan, Umum, dan Logistik (KUL), Imam Basuki. Rabu (01/09/2021) Pukul 10.00 -12.30 WIB. 

Ketua KPU RI, Ilham Saputra menyampaikan sangat mendukung kegiatan seperti ini agar seluruh anggota KPU memiliki kesiapan dalam menyongsong kegiatan Pemilu dan Pemilihan 2024, apalagi pembahasan yang diambil terkait badan Adhoc yang mempunyai peran penting dalam pelaksanaan pemilu.

"Badan adhoc memiliki peran yang sangat strategis untuk menentukan kualitas demokrasi bangsa ini, karena sistim dan penentuan hasil akhir pemilu yang ditetapkan KPU didasarkan pada proses pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi berjenjang yang semuanya itu melibatkan badan Adhoc sehingga posisi badan adhoc ditempatkan sebagai pilar utama untuk menjaga proses pemilu" tutur Ilham.

Senada dengan Ilham, Anggota KPU RI Arief Budiman menyampaikan sebagai divisi yang menangani langsung terkait badan Adhoc dan bersentuhan langsung dengan penyelenggaraan Pemilu, maka wajib dimempedomani UU Pemilu sebagai dasar menjalankan tanggungjawab, Arief juga mengingatkan agar divisi SDM selalu siap menghadapi situasi apapun dan yang terpenting siapkan diri dengan sebaik-baiknya.

“Badan Adhoc yang kita bawahi sangat banyak bahkan proses yang dilalui juga tidak mudah dari pembentukan PPK, PPS, dan KPPS semua rekrutmen dan pembiayaan hingga Jaminan kecelakaan kerja saat melakukan tugas semua harus sangat diperhitungkan,” ucap eks Ketua KPU Jatim ini.

Terakhir Ketua KPU Jatim, Choirul Anam dalam penutupnya meminta seluruh peserta untuk mengikuti kelas ini hingga selesai guna menyamakan pemahaman agar semua kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat menjadi bekal dalam mempersiapkan Pemilu dan Pemilihan di 2024. “Mari kita sama-sama belajar, saling berbagi ilmu dan pengalaman agar kita benar-benar siap sebelum waktu tahapan dimulai,” tutup Anam.

Seperti yang telah diketahui, Program Knowledge Sharing ini dijadwalkan seminggu 2x (Rabu dan Jumat) dimulai 1 September - 5 November yang terbagi dalam 19 tema yang nantinya didiskusikan oleh 38 Anggota SDM KPU Kabupaten/Kota se-Jatim. (pnj)