Migrasi ke Website Template KPU, Akankah Mengurangi Kreativitas Web di KPU Kabupaten/Kota?

Migrasi ke Website Template KPU, Akankah Mengurangi Kreativitas Web di KPU Kabupaten/Kota?
Sosialisasi Lanjutan Penataan Website. Senin (30/08)

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - KPU RI melakukan penataan terhadap kondisi website jajaran satker dibawahnya mulai dari Provinsi hingga Kabupaten/Kota dikarenakan beberapa kondisi yang dialami beberapa satker di seluruh indonesia. Terdapat tiga problem besar yang menjadi konsentrasi KPU RI guna membenahi problematika tersebut. 

Beberapa problem tersebut antara lain : terdapat satker yang tidak memiliki website maupun website yang mempunyai hosting diluar KPU, satker yang memiliki website lama yang berada dalam hosting KPU, dan satker yang menggunakan template website KPU namun masih berada dalam versi yang lama. Menurut Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi, Dian Hepirasnidasari dalam rakor sosialisasi web template KPU pada senin (30/08), dalam pembuatannya web template ini tidak sama dengan web theme dan dibangun khusus menggunakan framework laravel. 

“Mengapa menggunakan framework laravel?.. Tidak menggunakan yang lain?, jadi yang digunakan saat ini versi 5.8 (Framework Laravel, red) jadi memang secara garis besar framework laravel ini membantu mempercepat dalam pengembangan website” kata Hepi.

Hepi menerangkan bahwa keamanan dalam website dari serangan siber sangat penting sehingga pengembangan website melalui laravel ini dirasa sudah sangat mumpuni dari segi keamanannya.

“Fiturnya (framework laravel 5.8, red) terdapat template engine, modularity dan routing.Selain open SSL, Laravel juga menyediakan hashing berbasis  decrypt dan argon2 untuk melindungi sandi pengguna. Jadi pengamanannya cukup ketat untuk mencegah pembuatan request palsu melalui penggunaan token CSRF (Cross-site Request Forgery, red)” Terang Hepi. Website template ini nantinya akan menginduk pada web KPU yakni kpu.go.id, selain itu penyeragaman ini dititik beratkan kepada keamanan web itu sendiri seperti deface web.

Beberapa satker terdapat ada yang sudah migrasi namun juga ada yang belum. Salah satunya terdapat kekhawatiran tidak dapat berkreasi. Hepi meyakinkan bahwa satker dapat menyalurkan kreativitasnya dengan template yang standar akan memberi ruang pada kreasi banner untuk menampilkan ciri khasnya. (Bint)