Pedomani SE Nomor 20, KPU dan Bawaslu Sepakat Pentingnya Standar Protokol Covid-19 bagi Penyelenggara

Pedomani SE Nomor 20, KPU dan Bawaslu Sepakat Pentingnya Standar Protokol Covid-19 bagi Penyelenggara
Pedomani SE Nomor 20, KPU dan Bawaslu Sepakat Pentingnya Standar Protokol Covid-19 bagi Penyelenggara

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Kediri, kpu-kedirikab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar Sosialisasi Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Tahun 2020 Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Kamis (25/06/2020) pagi.

Sekira pukul 10.30 WIB, bertempat di ruang media center KPU Kabupaten Kediri, sosialisasi tersebut mengundang seluruh jajaran KPU dan Bawaslu Kabupaten Kediri. Tujuan sosialisasi adalah untuk memberikan persepsi yang sama dalam memahami SE KPU RI Nomor 20 Tahun 2020 yang digunakan sebagai pedoman melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Tahun 2020.

Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih (Sosdiklih), SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim. Dalam paparannya, ia mengungkapkan bahwa Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2020 merupakan dasar pedoman KPU Kabupaten/ Kota dalam melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Tahun 2020 Dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19.

“SE ini menjadi pedoman KPU dalam menyelenggarakan Pemilihan dengan mengutamakan prinsip kesehatan dan keselamatan yang berpedoman pada protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan penyelenggara Pemilihan, peserta Pemilihan, Pemilih, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilihan,” ujar Nanang Qosim, Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kediri dalam uraian sosialisasi, Kamis (25/06/2020).

Dalam uraian tersebut Nanang menjelaskan ketentuan dan protokol apa saja yang harus dipenuhi KPU Kabupaten/ Kota sebagai syarat dalam melaksanakan Pemilihan yang jadwalnya sksn digelar pada 9 Desember 2020.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri, Saidatul Ummah, dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan persepsi yang sama mengenai kewajiban KPU maupun Bawaslu Kabupaten/ Kota dalam menjaga keselamatan dan kesehatan seluruh bagian daripada penyelenggara yang melaksanakan tugas pada Pemilihan Serentak Lanjutan 2020.

“Kami pun dari Bawaslu menyetujui bahwa pemenuhan standar protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemilihan pada 9 Desember  ini penting diterapkan. Menjadi tugas Bawaslu juga untuk turut serta memahami dan melaksanakan SE yang dibuat KPU RI, sebagaimana juga SE Bawaslu RI Nomor 0197/k.Bawaslu/TU.00.01/VI/2020 tentang pengaktifan kembali Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan/Desa dalam rangka Pilkada 2020. Adalah tanggung jawab kita memastikan keselamatan dan kesehatan badan adhoc yang bekerja disaat pandemi ini,” ungkap Saidatul Ummah, Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri.

Sosialisasi tersebut dilanjutkan dengan diskusi antara KPU dan Bawaslu mengenai kebutuhan standar protokol kesehatan Covid-19 dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020 sesuai SE KPU RI Nomor 20 Tahun 2020. (hupmas/ lyn)