Pentingnya Kesiapan Anggaran dalam Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan di 2024

Pentingnya Kesiapan Anggaran dalam Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan di 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Sabtu (9/4/2022) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti supervisi/monitoring yang dilakukan anggota KPU RI Bapak Pramono Ubaid Tantowi. 

Kegiatan tersebut dihadiri KPU Provinsi Jatim dan 6 KPU Kabupaten/Kota diantaranya KPU Kota Mojokerto, KPU Kabupaten Mojokerto, KPU Kota Kediri, KPU Kabupaten Kediri, KPU Kabupaten Nganjuk, dan KPU Kabupaten Jombang selaku tuan rumah.

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Ninik Sunarmi beserta Anggota Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Eka Wisnu hadir mewakili KPU Kabupaten Kediri dalam menerima supervisi terkait kesiapan anggaran Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 pada KPU Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Anggota KPU RI, Pramono dalam supervisinya mengingatkan pentingnya perencanaan penganggaran guna mendukung tercukupinya kebutuhan, Ada 5 hal yang harus dijadikan perhatian sehingga KPU Kabupaten/Kota nantinya dalam menyelenggarakan Pemilu dan Pemilihan tidak mengalami kesulitan pada Pemilihan tahun 2024 mendatang

“Beberapa diantaranya meliputi : (1) Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD); (2) Kecermatan dalam tata kelola anggaran; (3) Anggaran untuk kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD); (4) Kebutuhan advokasi hukum selama proses penyelenggaraan Pemilihan; dan (5) Alokasi anggaran untuk evaluasi rakor tiap divisi pasca tahapan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Pramono menekankan agar teliti dalam merencanakan penganggaran karena anggaran Pemilihan serentak 2024 akan beririsan dengan anggaran tahapan Pemilu 2024, sehingga kecermatan dalam melakukan perencanaan menjadi sangat dibutuhkan.

Tak lupa, Pramono juga menghimbau kepada KPU Kabupaten/Kota pasca tahapan agar menggandeng akademisi saat melakukan evaluasi kepada stakeholder/parpol/perwakilan paslon untuk menilai kepuasan KPU dalam penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan.

Di Penghujung acara, Pramono memberikan kesempatan kepada masing-masing Ketua KPU Kabupaten/Kota yang hadir untuk menyampaikan sejauh mana persiapan pemilu yang telah dilakukan oleh satuan kerjanya. (pnj)