Pentingnya Tanamkan Pendidikan Demokrasi Sejak Dini dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara

Pentingnya Tanamkan Pendidikan Demokrasi Sejak Dini dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Rabu (17/11/2021) via zoom, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti Webinar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih melalui Kelas Pemimpin dengan tema "Demokrasi dan Tatanan Nilai Dalam Implementasi Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara", bagi Siswa SMA dan SMA-LB se-kota Bandung. Webinar ini diselenggarakan oleh KPU Kota Bandung dan Kantor Cabang Dinas Wilayah VII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. 

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 ini dihadiri oleh Ahmad Nur Hidayat, S.Hut (Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kota Bandung), Didik Suhardi (Deputi Kemenko PMK RI), Siti Sadiah Yuningsih (KCD VII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat), dan Khoirul Mutaqqin. Turut hadir sebagai audience Siswa SMA dan SMA-LB se-kota Bandung beserta orang tua wali murid.

Didik Suhardi (Deputi Kemenko PMK RI) mengungkapkan banyak terima kasih bagi penyelenggara dan hadirin pada webinar pagi ini. Baginya merupakan suatu kehormatan adanya pendidikan politik ini, yang mana siswa didik SMA dan SMA-LB Se-Kota Bandung akan mendapatkan bekal ilmu mengenai politik demokrasi dengan harapan kedepannya bisa memilih calon pemimpin yang baik untuk Indonesia.

Sementara itu, Siti Sadiah Yuningsih (KCD VII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat) menyampaikan “Melalui pendidikan pemilih, para pelajar sebagai bagian dari warga negara dapat melaksanakan hak politiknya dengan kesadaran politik yang kritis dan rasional, sehingga mereka tidak dimanfaatkan secara gegabah oleh orang atau kelompok yang memiliki kepentingan tertentu. Dengan pendidikan pemilih, diharapkan para pelajar mampu mentransfer dan menyosialisasikan pengetahuannya dalam lingkungannya masing-masing, baik di keluarga maupun masyarakat di sekitarnya”

Menurut Siti Sadiah pendidikan pemilu akan selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam dunia pendidikan terutama pada pembelajaran PKN. Sekolah sebagai tempat penyiapan pemilih pemula diharapkan memberikan pembekalan bagi peserta didiknya untuk memahami dan mengetahui kepemiluan untuk bekal partisipasi dalam Pemilu tahun 2024. Dilingkup sekolah pemahaman dan praktik Pemilu sudah diterapkan dalam bentuk pemilihan ketua OSIS dan para pengurusnya.

Selanjutnya Khoirul Mutaqqin menyampaikan bahwa demokrasi itu tidak hanya memilih seseorang tetapi memutuskan sebuah pilihan. Nilai dari demokrasi itu adalah memperjuangkan sesuatu yang baik, sesuatu yang indah, sesuatu yang benar, serta sesuatu yang membahagiakan. Maka dari itu ketika kita memilih pemimpin bangsa, memilih gubernur, anggota/ dewan DPRD tetapi ini  juga merupakan gerakan kita untuk menentukan pilihan kita dalam hidup bersama sama dengan masyarakat. Demokrasi ini memerlukan proses bagaimana ketika kita ingin mencapai sebuah tujuan itu tidak dengan cara menghalalkan segala cara. Tetapi proses itu harus padat dengan nilai-nilai yang baik nilai sosial moral.

“Agar Indonesia ini tetap harmonis, kita sangat berharap kepada adik-adik untuk ikut serta dalam Pemilu untuk itu melalui webinar ini semoga dapat menjadi bekal untuk adik-adik dalam menentukan pemimpin Bangsa Indonesia” jelas Khoirul. 

Terakhir Ahmad Nur Hidayat, S.Hut (Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kota Bandung) menyampaikan dampak teknologi berupa handphone beserta fitur dan aplikasi didalamnya sangat mendominasi keseharian anak-anak. Maka dari itu sebagai orang tua yang baik sudah seharusnya mengawasi akses informasi yang dikonsumsi anak-anak. Terutama soal politik yang gencar juga berbagai isu di media sosial

“Maka orang tua harus berperan dalam meluruskan isu-isu tersebut agar anak tidak terjerumus pada sesuatu yang hoaks” jelas Ahmad.