Peringati Hari Kartini, KPU Kabupaten Kediri Jadi Narasumber Kegiatan Doa Bersama Songsong Pemilu 2024

Peringati Hari Kartini, KPU Kabupaten Kediri Jadi Narasumber Kegiatan Doa Bersama Songsong Pemilu 2024

Kediri, kab-kediri.kpu.go.id - Kamis (21/04/2022) Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi.  Berkesempatan menjadi narasumber kegiatan Persada Soekarno Situs nDalem Pojok Kediri dengan Tema “ Doa Bersama Hari Kartini Songsong Pemilu 2024 dengan Taubat Nasional Stop Politik Uang. 

Turut hadir juga DPP Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTA) Indonesia, Bakesbangpol, Bawaslu serta Tokoh Lintas Agama di Kabupaten Kediri. Acara dimulai kurang lebih pukul 20.00 WIB hingga selesai, dibuka dengan sambutan, doa, kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya 3 Stanza serta dilanjutkan pemaparan materi oleh masing-masing narasumber.

Dalam penyampaian materi Ninik Sunarmi mengatakan “Sebagaimana kita ketahui, tanggal pemungutan suara sudah disepakati yaitu pada tanggal 14 Februari 2024”. Meskipun dengan dinamika yang sangat alot, diwarnai pula dengan wacana-wacana politik tanggal Pemungutan suara akhirnya disepakati dan ditetapkan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Oleh karena tanggal pemungutan suara sudah ditetapkan, maka KPU sudah melakukan persiapan. Sebagaimana dalam undang-undang bahwa tahapan Pemilu harus dimulai paling lambat 20 bulan sebelum Pemungutan suara. Jika tanggal 14 Februari 2024 kita tarik 20 bulan ke belakang, maka tanggal 14 Juni 2022 besok tahapan Pemilu harus dimulai. Tahapan paling awal dari proses Pemilu adalah pendaftaran peserta Pemilu, yaitu partai politik. 

Beliau menambahkan, menurut data Kemenkumham, parpol yang berbadan hukum sejumlah 75 parpol. Partai-partai tersebut berpotensi mendaftar sebagai sebagai calon peserta. “Adapun kelolosan mereka sebagai peserta tergantung kemampuan parpol memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” Ungkap perempuan berhijab ini.

Sejauh ini bahwa pendaftaran partai politik sebagai calon peserta Pemilu dilakukan secara terpusat satu pintu di KPU RI. Partai politik yang mendaftarkan juga harus Pimpinan Pusat Parpol. Dalam hal pendaftaran parpol, KPU Kabupaten verifikasi faktual sesuai perintah KPU RI. “Parpol yang memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu akan ditetapkan oleh KPU. Bagi parpol yang telah memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu, mereka kemudian merekrut para calon legislatif untuk mengisi daftar calon di masing-masing dapil,” paparnya.

Beliau juga menyampaikan perihal penting, terkait dengan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024, masih ada sebagian masyarakat yang beranggapan bahwa Pemilu serentak akan memilih tujuh calon, atau tujuh surat suara.

Diakhir paparannya Ninik menegaskan, disini perlu kami tegaskan, sekaligus meminta kerjasama kepada hadirin sekalian untuk menyampaikan kepada warga yang lain, bahwa Pemilu dan Pemilihan dilaksanakan dalam waktu yang berbeda. Di awal tahun kita menyelenggarakan Pemilu yaitu pada hari Rabu, 14 Februari 2024, sedang di akhir tahun kita menyelenggarakan Pemilihan/Pilkada pada hari Rabu, 27 November 2024.

“Memang diselenggarakan pada tahun yang sama namun dalam waktu yang berbeda. Pada Pemilu kita memilih lima surat suara seperti Pemilu 2019, yaitu memilih Presiden wakil presiden, DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. Sedangkan pada Pemilihan/Pilkada kita mencoblos dua suara suara yaitu Gubernur dan Bupati,” tutupnya

Acara diakhiri dengan forum diskusi dan tanya jawab atas paparan-paparan yang dibawakan narasumber dan diakhiri kurang lebih pukul 00.00 waktu setempat. (don)