Persiapan Pengamanan Pemilihan, KPU Kabupaten Kediri Hadiri Rakor Mantap Praja Semeru-2020

Persiapan Pengamanan Pemilihan, KPU Kabupaten Kediri Hadiri Rakor Mantap Praja Semeru-2020

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Surabaya, kpu-kedirikab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menghadiri acara rapat koordinasi (rakor) Kepolisian Daerah Jawa Timur "Mantap Praja Semeru-2020" dalam rangka persiapan pengamanan Pemilihan Serentak Lanjutan 2020.

Senin (31/08/2020), Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ninik Sunarmi bersama Bawaslu Kabupaten Kediri, Kapolres dan Kapolresta Kediri menghadiri undangan rapat koordinasi operasi kepolisian Kewilayahan Polda Jatim di Hotel Bumi Surabaya.  Rakor diikuti oleh 19 Kabupaten/ Kota penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan 2020.

Acara dibuka oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa Jajaran Polda Jatim saat ini dihadapkan pada tugas pokok dan fungsi pemeliharaan Kamtibmas yang semuanya membutuhkan integritas dan kewaspadaan yang tinggi.

“Tugas kedepan semakin komplek, selain membantu mengatasi masalah pandemi Covid 19 juga mengamankan pelaksanaan Pilkada 2020 agar dapat berjalan dengan baik,” ungkap Irjen Pol Mohammad Fadil Imran.

Ia mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) harus menggunakan protokol kesehatan. Ia berharap adanya Kampung Tangguh Semeru guna  pencegahan penyebaran virus Covid-19 dapat dioptimalkan.

“Optimalkan kampung tangguh Semeru dan jalin komunikasi yang baik dengan masyarakat serta wujudkan sinergitas antara TNI dan Polri dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KPU Jatim, Choirul Anam melaporkan bahwa pelaksanaan Pemilihan Serentak Lanjutan 2020 di Jatim ini melibatkan 500.937 Penyelenggara Adhoc, 386 kecamatan, 1.930 PPK, 4.789 Desa/ Kelurahan, dan 48.464 TPS. untuk pemilih berjumlah 19.936.656 orang.

“Hari ini merupakan 100 hari menjelang tanggal 9 desember 2020, harapannya pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020 di Jatim berjalan lancar dan kondusif. Sinergitas menjadi hal yang utama, penyelenggara pemilu mudah-mudahan dapat melaksanakan tahapan pemilu dengan baik,” ujar Choirul Anam.

Anam menjelaskan bahwa saat ini tengah berlangsung tahapan pencalonan melalui jalur partai politik/ gabungan partai politik. Waktu pendaftaran 4-6 September 2020, Pengumuman dokumen paslon dan calon 4-8 September 2020, Pemeriksaan Kesehatan 4-11 September 2020, Verifikasi Syarat Calon 6-16 September 2020, Penetapan Paslon 23 September 2020 serta Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Paslon 24 September 2020.

“Dalam penyelenggaraan tahapan dari awal hingga akhir dilaksanakan menggunakan protokol kesehatan. Penyelenggara dari KPU hingga KPPS memakai masker, pemilih juga wajib memakai masker, KPU menyediakan masker (cadangan) untuk pemilih yang tidak memakai masker," terangnya.

Rakor tersebut juga dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua P Simanjuntak, Kajati Jatim Mohammad Dhofir, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Irsyansyah, Bawaslu Jatim,  Ketua DPW /DPD Parpol se-Jatim. (hupmas/ lyn)