Podcast Joyoboyo Hadirkan Bincang Demokrasi Bersama I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi

Podcast Joyoboyo Hadirkan Bincang Demokrasi Bersama I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Kediri, kpu-kedirikab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri kembali menggelar acara Bincang Demokrasi yang disiarkan langsung melalui Podcast Joyoboyo, Sabtu (09/01/2021) sore.

Bincang Demokrasi kali ini Bincang Demokrasi bersama Tamu istimewa, Komisioner KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Dengan dipandu langsung oleh Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas Nanang Qosim.

“Pertama kami sampaikan terima kasih kepada KPU (Kabupaten) Kediri beserta jajaran adhoc atas jerih payahnya menyukseskan Pilkada Serentak Tahun 2020. Serta terima kasih juga kepada Bawaslu dan stakeholder, tanpa peran serta mereka tentu akan sulit menyukseskan pemilihan,” ujar Komisioner KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi.

Raka Sandi mengungkapkan bahwa dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020, rata-rata tingkat partisipasi masyarakat (parmas) mencapai angka 76,09 persen, dibawah target nasional sedikit, yakni 77,5 persen.

“Kita semua tahu dibaliknya ada tantangan luar biasa, meskipun tidak mencapai target nasional, namun angka ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan hampir di seluruh daerah,” ungkapnya.

Raka Sandi juga mengucapkan selamat untuk KPU Kabupaten Kediri yang telah berhasil meningkatkan parmas dari pemilihan tahun sebelumnya. Hal ini tidak lepas juga dari peran pasangan calon (paslon) dalam memaparkan visi misinya untuk masa depan Kediri.

“Kita lihat memang KPU memiliki kewajiban untuk meningkatkan parmas, namun semua itu juga tidak sepenuhnya bergantung pada KPU, tetapi juga pada paslon yang dibarengi harapan masyarakat akan perubahan dan kenaikan tingkat kesejahteraan Kediri.

Terkait keberadaaan RPP Digital Joyoboyo, Raka Sandi berpesan agar KPU Kabupaten Kediri dapat terus meningkatkan kualitas sosialisasi dan pendidikan pemilih untuk meningkatkan wawasan masyarakat tentang kepemiluan.

“Sangat memungkinkan RPP ini bermanfaat untuk masyarakat. Di luar agenda tahapan, slogan Pemilih Berdaulat ini tentu akan lebih optimal jika didorong dengan pendidikan pemilih berkelanjutan untuk membangun karakter dan menumbuhkan budaya demokrasi sedini mungkin,” tuturnya.

Ia berpesan kepada KPU Kabupaten Kediri khususnya dan warga Kabupaten Kediri umumnya. Jikalau kedepan ini, akan memasuki zaman dengan kualitas penyelenggaraan yang lebih penuh tantangan guna mewujudkan demokrasi yang lebih substantif.

“Pentingnya sosialisasi dan pendidikan pemilih, melalui inovasi-inovasi terus ditingkatkan. Untuk hal ini kita harus melakukan kesiapan penyelenggara, masyarakat dan peserta, sejak awal disampaikan informasi tentang kepemiluan,” pesannya.

Di akhir perbincangan, ia menyampaikan terima kasih karena Pilkada berjalan baik.

“Kami harap sinergi ini tetap bisa dijalin sehingga meningkatkan kualitas demokrasi di masa depan,” harapnya.

Acara Bincang Demokrasi berjalan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan. Acara juga disiarkan secara live di Chanel Youtube KPU Kabupaten Kediri. (hupmas/ lyn)