Program DP3 dan RPP Digital, Cara Jitu KPU Optimalkan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan

Program DP3 dan RPP Digital, Cara Jitu KPU Optimalkan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan
Pendidikan Pemilih Berkelanjutan, dan Optimalisasi Rumah Pintar Pemilu (RPP) Digital Menuju Penguatan Demokrasi di Indonesia.

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti "Knowledge Sharing" Pendidikan Pemilih Berkelanjutan, dan Optimalisasi Rumah Pintar Pemilu (RPP) Digital Menuju Penguatan Demokrasi di Indonesia yang diselenggarakan KPU Kota Bogor dan KPU Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (2/9/2021).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kolaborasi dan berbagi pengalaman dengan satuan kerja lain dalam lingkup keluarga besar Komisi Pemilihan Umum (KPU) seluruh Indonesia penting guna meningkatkan kerja dan menyukseskan program yang sudah dimiliki KPU. Saling berbagi pengalaman juga diharapkan dapat melahirkan rekomendasi bagi KPU RI yang kemudian bisa diimplementasikan di daerah.

Dalam sambutannya Anggota KPU RI, I Dewa Raka Sandi mengungkapkan Pendidikan Pemilih yang masif baik langsung maupun tidak langsung yang dijalankan secara bersamaan, baik itu RPP dan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3). Hal itu diharapkan akan memberikan hasil yang maksimal terhadap capaian kuantitas dan kualitas partisipasi masyarakat. “pelaksanaan kedua program tersebut perlu dimaksimalkan agar ruang partisipasi masyarakat dalam memperoleh informasi kepemiluan semakin luas, baik secara digital maupun konvensional,” tutur Dewa

Lanjut Dewa, program pendidikan pemilih berkelanjutan yang terdiri dari Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan serta RPP adalah wujud komitmen KPU untuk menyampaikan informasi kepada pemilih guna meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran mereka akan pentingnya pemilu dan pemilihan. Dewa pun mengarahkan KPU di daerah melaksanakan program ini sesuai kondisi di daerah masing-masing.

"Harapannya pada saatnya khususnya masyarakat pemilih mengetahui hak dan kewajibannya, dapat menggunakan haknya dengan baik, kemudian kualitas pemilu dan pemilihan dapat kita tingkatkan, sejalan dengan itu potensi pelanggaran dan kecurangan itu dapat ditekan," ujar Dewa. 

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 s/d 15.00 WIB tersebut diawali dengan Knowledge Sharing oleh Ketua KPU Kota Bogor, Samsudin tentang pengalamannya terkait strategi KPU Kota Bogor dalam membangun RPP digital, dan Ketua KPU Minahasa Utara, Hendra S. Lumanauw yang berbagi pengalaman tentang jajarannya yang melakukan sosialisasi pendidikan pemilih dengan keterbatasan internet. yang kemudian disambung dengan pemaparan materi oleh narasumber Anggota KPU Provinsi Sulawesi Utara, Salman Saelangi dan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Idham Holik. (pnj)