Rangkul Pemilih Pemula, KPU Kabupaten Kediri Sampaikan Pentingnya Pendidikan Demokrasi

Rangkul Pemilih Pemula, KPU Kabupaten Kediri Sampaikan Pentingnya Pendidikan Demokrasi
Webinar Sosdiklih KPU Kabupaten Kdiri. Kamis (22/7)

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengadakan Webinar Sosialisasi Pendidikan Pemilih bertema “Korelasi Wawasan Kebangsaan dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu dan Pemilihan" dengan pemateri Nanang Qosim (Komisioner Sosdiklih dan Parmas KPU Kab.Kediri), Sa'idatul Umah (Ketua Bawaslu Kab.Kediri), dan Dodi Purwanto (Ketua DPRD Kab.Kediri), serta dimoderatori Eka Wisnu Wardhana (Komisioner Data dan Informasi KPU Kab.Kediri). Kamis (22/07/2021) pukul 10.00 WIB.

Hadir pada webinar itu Forkopimda Kabupaten Kediri diantaranya : Kemenag, Cab. Dinas Pendidikan Jatim, Dinas Kominfo, Dinkes, Sekda, Disdukcapil, Dinas Pariwisata, Pengadilan Negeri, Kejaksaan, BPBD, Polres, Polresta, KODIM 0809, Bakesbangpol, SekWan, beberapa Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (OMEK) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) serta para pelajar tingkat menengah (SMA, SMK, dan Mts.Aliyah) yang pada pemilu 2024 yang akan datang telah memiliki suara dan hak pilih.

Acara dibuka oleh Komisioner hukum dan pengawasan Agus Hariono, dalam sambutannya Agus menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah guna memberikan pemahaman tentang pentingnya demokrasi bagi generasi muda/milenial karena dengan adanya pendidikan demokrasi bisa menjadi salah satu cara untuk mencetak generasi muda yang cerdas, solutif, dan memiliki tanggung jawab sebagai warga negara yang baik dalam membangun demokrasi. “Kegiatan ini diadakan guna memberikan pemahaman kepada teman - teman sekalian tentang pentingnya pendidikan demokrasi” kata Agus.

Kemudian acara dilanjutkan materi oleh Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto yang menyampaikan tentang kesatuan unsur dari wawasan kebangsaan yang mana dalam setiap unsurnya tidak dapat dipisahkan, dan harus dipahami oleh seluruh warga negara Indonesia. “Ketiga unsur itu yaitu paham kebangsaan, rasa kebangsaan, dan semangat kebangsaan” kata Dodi. Harapannya setelah memahami ini muncul jiwa nasionalisme dalam berbangsa dan bernegara khususnya bagi para calon-calon pemilih muda.

Selanjutnya, pemateri berikutnya Komisioner Divisi Sosdiklih dan Parmas, Nanang Qosim dalam materinya membahas tingkat partisipasi masyarakat 1 paslon pada Pemilihan Bupati Wakil Bupati Kediri 2020 yang mana meskipun di tengah pandemi parmas dalam pemilihan tetap tinggi bahkan meningkat, ini tidak lepas dari masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya, Nanang menyampaikan bahwa dengan tingkat parmas yang tinggi maka siapapun yang terpilih merupakan yang terbaik karena memiliki legitimasi masyarakat. “Dengan memberikan suara dalam pemilihan, kita telah berperan aktif dalam kemajuan negara karena pemimpin yang kita pilih adalah hasil kontribusi kita dalam berdemokrasi. Hal ini yang harus ditanamkan pada diri kita sejak dini” papar Nanang. 

Sedangkan pemateri terakhir yaitu Ketua Bawaslu, Sa’idatul Ummah. Ida menyampaikan seharusnya para pemuda/ kaum milenial mampu berkontribusi banyak dalam demokrasi tetapi faktanya kaum milenial merupakan kaum yang paling cuek, padahal menurut beliau kaum milenial mempunyai akses yang tinggi di era masa kini “milenial menganggap politik merupakan masalah generasi tua, sehingga milenial acuh terhadap dunia politik, mindset ini yang harus diubah mulai sekarang” ungkap Ida.

Sebagai penutup selaku moderator Komisioner Data dan Informasi, Eka Wisnu Wardhana menyampaikan merangkul pemilih muda tidaklah sulit tetapi tetap dibutuhkan cara-cara yang cerdas dan efektif mengikuti perkembangan saat ini, maka dari itu sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan pemahaman politik dan demokrasi, KPU Kabupaten Kediri mengadakan webinar ini. Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini dapat membangkitkan jiwa-jiwa nasionalis para pemilih muda/milenial untuk berkontribusi aktif dalam pemilu dan pemilihan tahun 2024 mendatang. (pnj)