Sentuh Kelompok Marginal di Krian, KPU Jelaskan Kolom Kiri dan Kolom Kanan

Sentuh Kelompok Marginal di Krian, KPU Jelaskan Kolom Kiri dan Kolom Kanan
Foto : Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Anwar Ansori saat sosialisasi di Eks-Kawasan Krian, Minggu (25/10/2020).

Reporter : Dicky Setiyadi

Kediri, kpu-kedirikab.go.id – Pastikan informasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020 menyentuh kelompok-kelompok Marginal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri juga menggelar sosialisasi kepada warga yang tinggal di Eks-Kawasan Krian, Minggu (25/10/2020). 

Minggu pagi, pukul 09.00 WIB, bekerjasama dengan Relawan Demokrasi Basis Marginal, KPU menggelar sosialisasi di Eks-Kawasan Krian, Desa Purwokerto Kecamatan Ngadiluwih. Sosialisasi diikuti oleh warga setempat dan dihadiri juga oleh Kepala Desa Purwokerto, Agus Nur.

“Kami sangat apresiasi kepada KPU yang mau sosialisasi sampai ke sini, warga disini sangat kurang mengerti tentang kepemiluan, kami berharap KPU memberikan informasi yang kami butuhkan tentang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020,” ujar Agus Nur, Kepala Desa Purwokerto saat menyampaikan sambutan, Minggu.

Agus juga menyampaikan agar para warga turut menyukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri dengan cara hadir ke TPS pada tanggal 9 Desember 2020.

“Mari kita sukseskan Pemilihan ini dengan datang ke TPS, memilih pemimpin dari hati bukan karena sebab lainnya,” ajaknya.

Sementara itu, Komisioner Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Anwar Ansori memaparkan mengenai pentingnya KPU menyosialisasikan  pemilihan untuk masa depan Kabupaten Kediri pada lima tahun kedepan.

“Meskipun di Kediri ini Pemilihan dengan Calon Tunggal, masyarakat tetap mempunyai pilihan. Ada Kolom Kiri dan Kolom Kosong (Kanan) yang bisa dipilih. Untuk masa depan Kediri masyarakat jangan sampai tidak menggunakan hak pilihnya,” ujar Anwar Ansori.

Ia menjelaskan bahwa sebelum menentukan pilihan, masyarakat Kediri dapat mengikuti penyampaian visi misi pasangan calon yang ada pada agenda Debat Publik yang diselenggarakan KPU

“Nanti tanggal 3 November 2020 digelar Debat pertama, masyarakat bisa menyaksikan pasangan calon menyampaikan visi misinya,” jelasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Anwar juga menunjukan spesimen surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020, ada gambar pasangan calon dan kolom kosong yang dapat dipilih.

“Apabila pasangan calon yang menang maka KPU akan menetapkan hasilnya, namun apabila kolom kosong yang menang, maka KPU akan berkirim surat ke KPU RI dan Kemendagri untuk mengisi kekosongan pemimpin oleh pejabat definitif,” tuturnya.

Anwar juga mengajak agar masyarakat turut aktif menyosialisasikan Pemilihan 9 Desember 2020.

“Kami harap masyarakat yang hadiri juga aktif menyosialisasikan kepada tetangga, saudara dan seluruh masyarakat untuk datang ke TPS tanggal 9 Desember 2020,” pungkasnya. (hupmas/ lyn)