Tekankan Prinsip Kerja ASN yang Efektif, KPU Kediri Ikuti Sosialisasi Core Values ASN BerAkhlak

Tekankan Prinsip Kerja ASN yang Efektif, KPU Kediri Ikuti Sosialisasi Core Values ASN BerAkhlak

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Jum’at (15/10/2021) via kanal Youtube KPU Jawa Timur, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti Sosialisasi Core Values ASN BerAkhlak KPU Provinsi dan Kabupaten/ Kota Se-Jawa Timur.

Dimulai pukul 13.00 WIB, sosialisasi ini diikuti oleh seluruh jajaran Komisioner KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur beserta Sekretaris beserta ASN Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Sosialisasi ini dimulai dengan sambutan oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam, dilanjutkan dengan sambutan  oleh Anggota KPU RI Arief Budiman. Turut hadir sebagai narasumber yakni Shellatika Islamiyati dan Rasio Ridho Sani dari KemenPAN RB.

Sambutan pertama oleh Ketua KPU Jatim Choirul Anam menyebut bahwa reformasi birokrasi telah dilakukan secara menyeluruh baik di KPU Kabupaten/ Kota dI seluruh Jawa Timur. “Sudah kewajiban kita sebagai abdi negara yang baik, profesional, akuntabel, adaptif, serta selalu siap untuk melakukan kerja secara prima” tegas Anam.

Melanjutkan sambutan sebelumnya Anggota KPU RI Arif Budiman menambahkan bahwa ASN KPU menepati lembaga penyelenggaraan pemilu dan pilkada, maka kompetensi dan kemampuan dalam menguasai pengetahuan kepemiluan harus dipahami betul. “Sebagai penyelenggara negara, prinsipnya ASN haruslah melayani sebagaimana bidang kerja masing-masing”. jelas Arif.

Narasumber pertama oleh KemenPAN RB Shellatika Islamiyati menjelaskan dalam surveynya bahwa alasan masyarakat Indonesia ingin menjadi ASN karena ingin berkontribusi pada negara sedangkan 84% dari hasil survey mempunyai tujuan untuk menjadi ASN hingga masa pensiun. 

“Terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh ASN dalam mewujudkan visi Bangsa Indonesia Maju, seperti perubahan zaman yang kian hari kian cepat yang disebabkan oleh teknologi, serta gangguan milenial yang kian tahun kian dimanja oleh teknologi dan ditambah hantaman covid-19” tutur shella. Shella menegaskan bahwa mindset kerja ASN mempengaruhi hasil kinerja ASN, ASN yang profesional maka akan menghasilkan birokrasi yang lebih mudah serta sektor ekonomi yang tumbuh cepat. 

Sementara itu narasumber kedua oleh Rasio Ridho Sani menambahkan bahwa peran Komisioner dalam suatu satker sangat penting untuk meningkatkan kinerja ASN karena diharapkan Komisioner dapat membimbing dan menjaga untuk implementasi perilaku berakhlak secara konsisten. 

Dalam kesempatan ini Rasio menyebutkan ada 3 faktor untuk menentukan keberhasilan budaya kerja dalam birokrasi  Indonesia “pertama, seperti apa kepemimpinan dalam mengatur budaya kerja yang ada dalam suatu satker. Kedua, bagaimana kelembagaan memperlakukan ASN itu sendiri sehingga sikap perilaku ASN ini dapat mencerminkan bagaimana lembaga tersebut” tutur Rasio. (na/pnj)