Tuangkan Pengalaman Melalui Tulisan, KPU Kediri Ikuti Rakor Penyusunan Buku Strategis

Tuangkan Pengalaman Melalui Tulisan, KPU Kediri Ikuti Rakor Penyusunan Buku Strategis
Rakor Penyusunan Buku Strategis dan Inovasi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Jum’at (10/09/2021) pukul 13.30 - 15.30 WIB. Via kanal Youtube KPU-RI, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti Rakor Penyusunan Buku Strategis dan Inovasi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat yang diadakan KPU RI. 

Ketua KPU RI, Ilham Saputra dalam sambutanya menyampaikan kegiatan ini diadakan guna mendorong KPU Provinsi dan KPU Kab/ Kota untuk mendokumentasikan pengalamannya saat menggelar Pemilihan Serentak 2020 di tengah Pandemi covid -19 agar dapat dituangkan ke dalam sebuah buku yang nantinya dapat dijadikan sebagai bahan rekomendasi bagi KPU RI guna meningkatkan kualitas pelaksanaan pendidikan pemilih pada Pemilu dan Pemilihan di 2024.

“Tentu dinamika dalam penyelenggaraan pada pemilihan 2020 di tengah pandemi covid-19 di tiap daerah tidak sama, setiap KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota pasti memiliki strategi sendiri dalam menyikapi hal tersebut, maka dari itu jika ini dituangkan kedalam suatu bentuk tulisan, hal semacam ini dapat dijadikan oleh KPU sebagai rekomendasi yang kedepan dapat mengambil kebijakan dan melakukan sebuah inovasi - inovasi dalam melaksanakan pendidikan pemilih di 2024,” ucap Ilham.

Sementara itu keynote speaker Anggota KPU RI Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan selama proses tahapan penyelenggaraan pemilihan 2020 KPU telah menghimbau untuk mendokumentasikan serta menuliskan kronologi seluruh kejadian pada penyelenggaraan dalam bentuk catatan, jadi tidak hanya buku laporan pertanggungjawaban yang dibukukan sebagai legasi dan literasi demokrasi akan tetapi budaya literasi ini menjadi syarat mutlak untuk terus memperbaiki proses demokrasi.

“Sharing pengalaman dan berkembangnya literasi pemilihan melalui sebuah tulisan (buku) merupakan tradisi penting di lingkungan KPU di sela tugas dan tanggung jawabnya sebagai penyelenggara, dan juga sebagai catatan dan bahan evaluasi untuk persiapan menyongsong Pemilu serentak 2024”, terang Dewa.